Kawasan Terminal Daya dan Pasar Daya di Kota Makassar menjadi sasaran karya bakti pembersihan yang melibatkan personel Lanud Sultan Hasanuddin. Aksi gotong royong ini digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026, sebagai tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kedua lokasi dipilih karena termasuk area publik dengan aktivitas masyarakat tinggi. Mobilitas harian yang padat membuat sampah dan sisa material mudah menumpuk, sehingga perlu penanganan rutin agar lingkungan tetap nyaman.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pembersihan sampah, merapikan area sekitar fasilitas umum, dan mengangkut material sisa yang mengganggu akses. Langkah ini ditujukan untuk memperbaiki kualitas ruang publik, bukan sekadar kerja simbolik.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menegaskan bahwa keterlibatan TNI AU adalah bentuk komitmen mendukung kebijakan pemerintah sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Ia menilai gerakan kebersihan perlu dipupuk menjadi budaya bersama.
Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara aparat dan warga. Saat kegiatan dilakukan bersama, pesan tentang pentingnya menjaga fasilitas umum akan lebih mudah diterima dan ditiru oleh masyarakat.
Kegiatan pembersihan tidak hanya berfokus pada pemindahan sampah, tetapi juga penataan area agar terlihat lebih rapi. Terminal dan pasar yang bersih diharapkan membuat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga berjalan lebih nyaman, terutama bagi pengguna transportasi umum.
Selain faktor estetika, aspek kesehatan menjadi tujuan utama. Lingkungan yang kotor berisiko memicu penyakit dan menurunkan kualitas hidup. Karena itu, penataan kebersihan dipandang sebagai bagian dari upaya membangun perilaku hidup sehat di ruang-ruang yang ramai.
Sejumlah unsur turut bergabung, termasuk Kadister Lanud HND Kolonel Pom I Nyoman Swardita, SH, M.I.Pol, serta prajurit TNI AU dari Kodau II, Kosek II, Korpasgat, dan Lanud HND. Kehadiran banyak unsur memperlihatkan gerakan ini dijalankan sebagai kerja kolaboratif.
Di akhir kegiatan, harapannya sederhana namun penting: masyarakat terdorong menjaga kebersihan secara konsisten, tidak hanya saat ada kegiatan besar. Dengan kedisiplinan bersama, Terminal Daya dan Pasar Daya dapat menjadi ruang publik yang lebih aman, sehat, dan layak digunakan setiap hari.






