Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie menggelar Safari Ramadan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (10/3/2026). Kegiatan dipusatkan di Kodim 0826/Pamekasan dengan agenda utama buka puasa bersama yang diikuti prajurit dan Persit.
Safari Ramadan ini menjadi sarana mempererat hubungan pimpinan dengan jajaran di bawahnya. Suasana kekeluargaan terlihat menonjol karena kegiatan dilakukan dalam nuansa ibadah, bukan dalam format rapat formal yang kaku.
Dalam sambutan, Brigjen Danny menilai Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan. Ia menekankan silaturahmi di lingkungan TNI bukan hanya soal kedinasan, tetapi juga soal menjaga kekompakan batin agar kerja di lapangan tetap solid.
“Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih erat. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi soliditas jajaran Kodim 0826/Pamekasan yang selama ini menjaga kondusivitas wilayah dan aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, kedekatan TNI dengan warga menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas sosial, terutama di wilayah yang aktivitas masyarakatnya tinggi selama Ramadan.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada buka puasa. Acara juga diisi santunan kepada anak yatim piatu dan warakawuri, ceramah agama, serta dilanjutkan salat Magrib berjamaah. Paket kegiatan ini memperlihatkan Safari Ramadan diarahkan sebagai ibadah sekaligus aksi sosial.
Di momen seperti ini, pesan kebersamaan terasa lebih nyata karena hadir dalam bentuk perhatian. Santunan dan suasana hangat di lingkungan Kodim menjadi pengingat bahwa institusi juga punya tanggung jawab moral untuk peduli pada keluarga besar dan masyarakat sekitar.
Korem 084/Bhaskara Jaya menyebut Safari Ramadan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pimpinan dan prajurit. Dengan komunikasi yang lebih dekat, koordinasi kerja biasanya lebih mudah, dan semangat pengabdian ikut terjaga.
Dengan kegiatan ini, Kodim 0826/Pamekasan tidak hanya menjadi tempat kerja, tetapi juga ruang membangun kebersamaan. Dan di bulan Ramadan, kebersamaan seperti ini sering jadi “charger” paling ampuh—tidak perlu colokan, cukup niat baik dan saling menguatkan.






