Upaya pencegahan genangan air di wilayah Jakarta Barat kembali dilakukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA). Sejumlah petugas dikerahkan untuk membersihkan sampah yang menutup tali-tali air pada beberapa ruas jalan di Kecamatan Cengkareng, terutama setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari.
Sekretaris Kecamatan Cengkareng, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa koordinasi dengan Sudis SDA dilakukan untuk memastikan aliran air tetap berfungsi normal. Menurutnya, aktivitas pembersihan difokuskan pada ruas-ruas jalan yang memiliki risiko genangan cukup tinggi saat intensitas hujan meningkat.
Ia merinci titik-titik yang dibersihkan, yaitu Jalan Raya Duri Kosambi di RW 01 Kelurahan Duri Kosambi, Jalan Dharmawanita 1 di RW 01 Kelurahan Rawa Buaya, Jalan Outer Ring Road di RW 17 Kelurahan Cengkareng Barat, serta Jalan Daan Mogot KM 13 di Kelurahan Cengkareng Timur.
Dua titik di antaranya, yaitu Jalan Outer Ring Road dan Jalan Daan Mogot KM 13, sempat mengalami genangan sebelum dilakukan pembersihan.
Abdul Rasyid menegaskan bahwa petugas SDA telah menyingkirkan sumbatan sampah pada tali-tali air sehingga aliran air kembali normal dan genangan mulai surut. Langkah cepat ini dinilai penting untuk mencegah penumpukan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Kasatpel SDA Kecamatan Cengkareng, Aria Raksa, menambahkan bahwa sebanyak 10 petugas dikerahkan untuk menangani genangan di beberapa titik tersebut. Ia membenarkan bahwa Jalan Daan Mogot KM 13 serta Jalan Outer Ring Road, tepat di depan Puskesmas Cengkareng, sempat tergenang sebelum akhirnya surut sepenuhnya.
Meski kondisi sudah kembali normal, Aria menegaskan bahwa pemantauan tetap dilakukan. Para petugas akan disiagakan di titik-titik rawan genangan, khususnya di Jalan Raya Daan Mogot, guna mengantisipasi potensi genangan jika hujan deras kembali turun.






