RAGAMNETWORK.COM – Ribuan jemaah larut dalam kekhusyukan di Masjid Agung Sumedang, Selasa (25/11/2025), saat gema selawat memenuhi ruang udara. Peringatan Maulid Akbar Al-Bahjah tahun ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan menjadi momentum refleksi mendalam di tengah derasnya arus modernisasi. Kehadiran ulama karismatik, Kiai Haji Buya Yahya, Pimpinan Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah, menjadi magnet utama yang menyatukan umat dalam semangat perbaikan diri.
Pemerintah Kabupaten Sumedang memandang acara ini sebagai penguat fondasi sosial masyarakat yang krusial. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dikdik Syehrizki, yang hadir mewakili Bupati Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa meneladani Rasulullah adalah kunci menghadapi dinamika zaman.
“Peringatan Maulid Nabi bukan semata mengenang kelahiran Rasulullah SAW, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali kecintaan kepada beliau,” ujarnya. Ia menekankan bahwa sifat kasih sayang, amanah, kejujuran, serta kepedulian sosial yang diajarkan Nabi sangat relevan untuk diterapkan kembali guna membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling menguatkan.
Mengusung tema “Satu Hati di Al-Bahjah Sumedang”, kegiatan ini menargetkan penguatan ukhuwah Islamiyah dan pembentukan lingkungan yang religius. Pemkab Sumedang memberikan apresiasi tinggi kepada LPD Al-Bahjah atas konsistensinya menghadirkan dakwah yang sejuk, moderat, dan membimbing.
Harapannya, nasihat-nasihat yang disampaikan Buya Yahya dapat menjadi cahaya penuntun, meningkatkan kesadaran moral, serta membentengi generasi muda dan masyarakat Sumedang dalam mengarungi tantangan kehidupan di era modern yang semakin kompleks.






