RAGAMNETWORK.COM – Instruksi tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengenai perlunya menahan kebocoran ekonomi nasional langsung direspons cepat di daerah. Presiden menyoroti fenomena aliran kekayaan Indonesia ke luar negeri yang telah terjadi selama 32 tahun terakhir sebagai masalah serius yang harus segera dihentikan melalui penguatan ekonomi kerakyatan.
Guna menjawab tantangan tersebut, Presiden mencanangkan rencana pembangunan 82 ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh penjuru nusantara. “Seluruh subsidi dari uang negara harus benar-benar dirasakan rakyat, bukan bocor di tengah jalan,” tegas Presiden Prabowo, yang menekankan bahwa perbaikan sistem ekonomi harus dimulai dari akar rumput.
Menindaklanjuti arahan pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama jajaran TNI langsung merapatkan barisan untuk mengeksekusi Program Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, memimpin Rapat Percepatan Pembangunan KDKMP yang digelar secara hibrida di Aula Krakatau, Kantor Bupati, pada Selasa (25/11/2025).
Supriyanto memberikan ultimatum mengenai kesiapan infrastruktur dan validitas data pendukung. Ia secara spesifik meminta perangkat daerah memantau progres secara ketat dan memastikan lokasi program memanfaatkan lahan milik pemerintah demi kelancaran proses. “Ini harus dipercepat, karena Januari harus sudah beroperasi,” ujarnya mengingatkan tenggat waktu yang sangat singkat.
Sinergi lintas sektoral terlihat solid dengan kehadiran Kasdim 0421/LS, Mayor Inf Adi Hartono, beserta jajaran Danramil yang siap mengawal program ini di lapangan. Turut hadir memperkuat koordinasi teknis adalah Plt Asisten Administrasi Umum Setdakab Edy Firnandi serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Aryantoni. Pemkab Lampung Selatan dan Kodim 0421/LS memastikan kesiapan penuh untuk merealisasikan KDKMP sebagai benteng ekonomi masyarakat desa.






