RAGAMNETWORK.COM – Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) menggelar kegiatan Afternoon Coffee Club dengan fokus utama bedah buku berjudul “Melindungi Pekerja Sepanjang Hayat.” Buku ini ditulis oleh Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri Bahri. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (14/11) ini bertujuan meningkatkan literasi publik terkait perlindungan jaminan sosial bagi pekerja Indonesia.
Muhammad Zuhri Bahri hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PM, Nunung Nuryartono, serta Ketua Umum FSPPG – DPP K Sarbumusi, Djoko Wahyudi.
Zuhri Bahri menjelaskan bahwa bukunya merangkum tiga isu besar ketenagakerjaan di Indonesia. Isu tersebut adalah persoalan ketenagakerjaan, perlindungan sosial bagi tenaga kerja, dan kesejahteraan sosial pekerja secara umum.
“Buku ini mencoba menggabungkan teori, konsep, dan praktik pengalaman selama saya berkecimpung dalam penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Zuhri. Ia berharap buku ini dapat menjadi referensi penting. “Mendorong sistem perlindungan pekerja yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan tenaga kerja Indonesia,” tambahnya. Zuhri juga menekankan peran strategis BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan pekerja Indonesia terlindungi secara menyeluruh.
Nunung Nuryartono dari Kemenko PM menyampaikan apresiasi tinggi atas gagasan dalam buku Melindungi Pekerja Sepanjang Hayat yang berfokus pada kesejahteraan pekerja.
Nunung menyoroti tantangan masa depan. “Tantangan kita ke depan adalah memastikan bahwa seluruh pekerja tanpa terkecuali, baik formal maupun informal mendapatkan akses yang adil terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutur Nunung.
Ketua Umum Sarbumusi, Djoko Wahyudi, menyambut baik kegiatan bedah buku dan diskusi ini. Ia berharap forum ini menjadi wadah aspirasi pekerja untuk mewujudkan sistem jaminan sosial yang adil dan berkelanjutan.
“Pekerja adalah pilar utama perekonomian, dan karena itu mereka harus mendapatkan perlindungan yang adil dan menyeluruh. Sarbumusi berkomitmen memperjuangkan hak pekerja baik formal maupun informal agar mereka bekerja dengan aman, sejahtera,” ucapnya.
Kegiatan bedah buku ini diharapkan mampu memperkaya diskusi publik mengenai arah kebijakan perlindungan pekerja di Indonesia. Selain itu, momen ini diharapkan dapat memperkuat komitmen berbagai pihak dalam memastikan kesejahteraan pekerja di seluruh sektor ekonomi.
Sumber Berita: CNN Indonesia






