Bug ChatGPT Bocorkan Data Pribadi ke Google Search Console

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 13 November 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ChatGPT

ChatGPT

RAGAMNETWORK.COM – Sebuah bug teknis yang mengejutkan baru-baru ini teridentifikasi, menyebabkan informasi sensitif pengguna ChatGPT bocor dan terekam sebagai data pribadi di Google Search Console. Kebocoran ini membuat webmaster yang menggunakan alat tersebut dapat melihat frasa obrolan dan prompt pribadi pengguna ChatGPT.

Insiden ini mulai terdeteksi selama bulan September. Para pengembang layanan pengguna melihat adanya data yang sangat tidak biasa muncul di antara data pencarian rutin: seluruh frasa bergaya obrolan. Frasa ini bukanlah kata kunci sederhana, melainkan pesan nyata, yang sering kali bersifat pribadi atau terkait pekerjaan, tampak seperti prompt yang diketik oleh pengguna sungguhan dalam sesi ChatGPT.

Penemuan ini pertama kali diungkap oleh Jason Packer, pendiri Quantable, bersama konsultan SEO Slobodan Manić. Setelah bermingkah-minggu melakukan pengujian dan persilangan data, keduanya menyadari adanya kesalahan fatal dalam cara ChatGPT berinteraksi dengan Google.

Menurut survei mereka, beberapa sesi ChatGPT secara tidak sengaja meneruskan permintaan pengguna (prompt) langsung ke Google Search. Unsur diskriminatif yang menyebabkan kebocoran adalah bagian awal dari URL sesi: jika URL dimulai dengan https://openai.com/index/chatgpt/, maka untuk beberapa alasan, teks prompt tersebut berakhir di alat Google Search Console.

Baca Juga :  OpenAI Mulai Uji Coba Iklan di ChatGPT, Strategi Baru Mengejar Target Pendapatan

Masalah ini ternyata dihasilkan oleh fitur terbaru ChatGPT, yaitu kemampuannya untuk menelusuri situs web (browsing). Fitur ini diimplementasikan relatif baru. Intinya, ketika chatbot merasa perlu informasi terkini, ia akan melakukan pencarian Google nyata, yang secara teknis tidak dapat dibedakan dari pencarian yang dilakukan oleh pengguna manusia.

Namun, terjadi kesalahan dalam kode fitur ini. Kesalahan tersebut melampirkan seluruh teks prompt asli ke URL pencarian, yang kemudian diindeks oleh Google sebagai bagian dari pencarian. Hal inilah yang menyebabkan data sensitif terekam di Search Console.

OpenAI mengonfirmasi adanya masalah tersebut. Pihak perusahaan menyebut insiden ini sebagai “kesalahan routing” sementara yang hanya melibatkan sejumlah kecil pencarian. OpenAI memastikan bahwa bug tersebut telah diselesaikan. Meskipun demikian, perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman itu tidak memberikan rincian lebih lanjut, seperti berapa banyak pencarian yang terpengaruh atau berapa lama cacat ini bertahan sebelum diperbaiki.

Berita Terkait

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink
Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar
Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC
Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia
Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru
OpenAI Pertimbangkan Sora Masuk ke ChatGPT untuk Bikin Video Langsung
Netflix Akuisisi InterPositive, Startup AI Ben Affleck untuk Pasca Produksi
Harga RAM Samsung untuk Apple Naik Tajam, iPhone dan Mac Terancam Lebih Mahal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 09:41 WIB

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink

Jumat, 3 April 2026 - 11:05 WIB

Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar

Rabu, 1 April 2026 - 09:24 WIB

Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:58 WIB

Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru

Berita Terbaru