RAGAMNETWORK.COM – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0704 Banjarnegara memperkuat kolaborasi untuk menindaklanjuti instruksi strategis nasional. Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) digelar di ruang Yudha Kodim 0704 Banjarnegara, Senin (10/11/2025).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0704 Banjarnegara, Letkol CZI Teguh Prasetyanto, S.T., dan dihadiri oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, Kepala OPD, camat, serta beberapa kepala desa se-Kabupaten Banjarnegara.
Rakor ini merupakan respons cepat terhadap Instruksi Presiden RI Nomor 17 Tahun 2025, yang mengamanatkan percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program nasional ini juga diperkuat oleh Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor SE 100.3.1.3/4911/SJ, yang mengatur pemanfaatan barang milik daerah dan aset desa.
Dalam arahannya, Bupati Amalia Desiana menegaskan komitmen Pemkab untuk mendukung penuh program strategis ini. “Saya sangat senang Pemkab Banjarnegara dapat terlibat dalam program ini karena program ini merupakan Program Strategis Nasional,” ungkap Bupati. Ia menambahkan, “Kita dukung, laksanakan, dan sukseskan bersama.”
Bupati juga menekankan pentingnya pelibatan warga. “Saya juga ingin mengingatkan agar tetap melibatkan masyarakat melalui musyawarah desa supaya tidak terjadi salah paham di kemudian hari,” pesannya.
Sementara itu, Dandim 0704 Banjarnegara, Letkol CZI Teguh Prasetyanto, selaku penyelenggara, menegaskan vitalnya kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa proyek strategis nasional dari Presiden ini wajib didukung bersama oleh TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Saya mengimbau kepada para camat dan kepala desa untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat agar seluruh pihak memahami tujuan dan manfaatnya,” jelasnya.
Pelaksanaan percepatan pembangunan KDKMP ini direncanakan berlangsung selama 93 hari, dimulai dari 1 November 2025 hingga 31 Januari 2026. Meskipun demikian, rapat ini juga mengidentifikasi sejumlah hambatan di lapangan, seperti ketidaksesuaian ukuran lahan, kondisi geografis berupa perbukitan, area rawan longsor, keterbatasan dana desa, serta adanya bangunan atau infrastruktur yang berada di lahan yang ditetapkan sebagai titik pembangunan.
Rapat koordinasi ini berfungsi untuk memperkuat kerja sama antara Kodim 0704 Banjarnegara dan Pemkab dalam memastikan program KDKMP dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.






