Gejolak Tagihan Air Jakarta, PAM Jaya Bantah Kenaikan Tarif, Fokus Rapikan Data Subsidi

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 9 November 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAM Jaya

PAM Jaya

RAGAMNETWORK.COM – Perumda PAM Jaya membantah tegas isu kenaikan tarif air bersih bagi pelanggan di DKI Jakarta yang sempat meresahkan warga. Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa kabar mengenai naiknya tagihan air yang beredar luas merupakan bentuk kesalahpahaman di tengah proses migrasi dan perapian sistem data pelanggan yang sedang berlangsung.

Arief memastikan di Jakarta, Minggu, bahwa perubahan tarif air tidak mungkin dilakukan tanpa dasar hukum yang jelas, yaitu Peraturan Gubernur (Pergub). “Kemarin ini juga ada ‘misunderstanding‘ tentang informasi tentang PAM Jaya menaikkan tarif kembali. Yang kita naikkan tarif tanpa adanya pergub. Itu nggak ada sebenarnya,” ujar Arief.

Pihak PAM Jaya justru saat ini tengah memperluas program Kartu Air Sehat. Program ini memberikan tarif yang sangat murah—hanya Rp1.000 per meter kubik (atau Rp1 per liter)—sebagai tarif termurah di Indonesia bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (kategori 2A1 dan 2A2).

Melalui sistem migrasi yang dijalankan, data penerima subsidi air bersih diupayakan agar lebih tepat sasaran. “Makanya sistem migrasi ini kami rapikan,” katanya. Pihaknya khawatir terjadi kekeliruan data, di mana ada masyarakat yang seharusnya tidak masuk kelompok subsidi tapi tercatat sebagai penerima, atau sebaliknya. “Jadi kami sedang lakukan re-opname dan perapian data,” jelasnya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Ikuti World Meditation Day 2025, Jakarta Barat Gaungkan Perdamaian Global

Arief mengakui bahwa program subsidi silang yang diemban PAM Jaya selama ini menelan biaya yang besar. Tahun 2025, total subsidi yang digelontorkan mencapai Rp66 miliar dan diperkirakan akan melonjak menjadi Rp111 miliar pada tahun depan.

“Makanya kemarin ada beberapa yang memang mungkin kena dampak, mungkin juga sistemnya yang terlalu cepat atau kemudian ada masyarakat yang sudah belum ter-‘update’,” kata Arief, menjelaskan alasan teknis di balik keluhan kenaikan tagihan yang dialami sebagian warga.

Sebelumnya, sejumlah warga Jakarta memang mengeluhkan tagihan air PAM Jaya yang naik hingga dua kali lipat pada Oktober 2025. Sejumlah pelanggan bahkan mendatangi kantor pelayanan PAM Jaya di Pasar Rebo untuk meminta klarifikasi.

Meskipun PAM Jaya membantah adanya kenaikan tarif secara umum, data perbandingan tarif lama dan baru untuk beberapa kategori rumah tangga menunjukkan adanya penyesuaian di beberapa blok penggunaan, terutama di atas 10 m³ (meter kubik).

Contoh perbandingan untuk Rumah Tangga Sederhana I menunjukkan:

  • Tarif Lama (11–20 m³): Rp4.700/m³
  • Tarif Baru (11–20 m³): Rp6.750/m³
Baca Juga :  Iin Mutmainnah Resmi Jabat Wali Kota Jakarta Barat, Pramono Tegaskan Meritokrasi dan Kesetaraan

Perubahan ini berlaku pada kategori yang kriterianya didasarkan pada luas dan kondisi bangunan, seperti Rumah Tangga Sangat Sederhana I (luas bangunan kurang dari 28,8 m²) dan Rumah Tangga Sederhana I (luas bangunan 28,8–70 m²).

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru