Kakorlantas Polri Perkuat ETLE Drone Patrol Sebagai Pilar Transformasi Digital

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 26 Januari 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengakselerasi transformasi digital dalam sistem pengamanan dan ketertiban lalu lintas nasional. Sejalan dengan visi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta inovasi ETLE Drone Patrol Presisi kini menjadi fondasi utama pelayanan Polri yang modern dan transparan.

Penerapan teknologi ini bertujuan untuk menciptakan proses penegakan hukum yang lebih objektif dan akuntabel. Dengan sistem berbasis data, Korlantas berupaya meminimalisir interaksi langsung di lapangan yang berpotensi memicu penyimpangan, sehingga keadilan bagi masyarakat lebih terjamin.

Keunggulan ETLE Drone dalam Pengawasan

Penggunaan ETLE Drone Patrol Presisi memberikan dimensi baru dalam pengawasan jalan raya. Teknologi ini memungkinkan petugas untuk:

  • Memperluas Jangkauan: Memantau area titik buta (blind spot) yang tidak terjangkau oleh kamera CCTV statis.

  • Meningkatkan Respons: Mempercepat deteksi gangguan lalu lintas secara real-time.

  • Presisi Tinggi: Melakukan identifikasi pelanggaran dengan bukti visual yang akurat dan berbasis data.

Irjen Agus Suryonugroho menekankan bahwa masifnya penggunaan ETLE bukan semata-mata untuk meningkatkan angka penindakan. Fokus utama dari kebijakan digitalisasi ini adalah perlindungan jiwa pengguna jalan dan pembentukan budaya tertib berlalu lintas secara mandiri.

Baca Juga :  Konferensi MWC NU Kebon Jeruk Diharapkan Jadi Penggerak Program Keumatan

“ETLE bukan semata menindak pelanggaran, tetapi membangun budaya tertib berlalu lintas dan melindungi keselamatan jiwa pengguna jalan,” tegas Irjen Agus dalam keterangan resminya, Senin (26/1/2026).

Menghadapi tantangan arus mudik pada Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri telah menyiapkan strategi khusus. Penegakan hukum digital akan dilakukan secara dominan dengan porsi 95 persen melalui ETLE dan hanya 5 persen melalui tilang manual.

Pendekatan ini dipilih untuk tetap mengedepankan sisi humanis kepolisian. Petugas di lapangan akan lebih fokus pada pelayanan dan pengamanan pemudik, sementara sistem teknologi bekerja mengawasi kepatuhan aturan secara otomatis. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan suasana mudik yang aman, nyaman, dan tertib.

Inovasi berkelanjutan ini membuktikan komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan selalu relevan dengan perkembangan teknologi masa kini.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru