Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan usia dini. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, saat meninjau proses pemugaran Gedung TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Cipada, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (5/1/2026).
Dalam kunjungannya, Wabup Fajar menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek pembangunan sekolah. Ia meminta seluruh pihak terkait memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), spesifikasi teknis, serta volume material yang telah ditetapkan.
“Saya titip betul-betul pekerjaannya dikawal. Jangan sampai ada temuan. Kalau ada vendor yang mengerjakan tidak sesuai SOP atau volumenya dikurangi, langsung blacklist,” tegasnya.
Fajar juga menyoroti praktik-praktik tidak sehat dalam proyek pembangunan, seperti adanya uang pelicin. Menurutnya, praktik tersebut berpotensi menurunkan kualitas bangunan dan merugikan dunia pendidikan dalam jangka panjang.
“Kalau ada uang pelicin, bangunan yang seharusnya tahan lama bisa cepat rusak. Baru setahun sudah perlu perbaikan. Ini tidak boleh dibiarkan, regulasi harus semakin ketat,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan TK Aisyiyah Bustanul Athfal sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia yang dicanangkan pemerintah, yakni membentuk generasi unggul, berkarakter, serta berakar pada nilai keimanan dan budaya bangsa. Dalam kesempatan itu, Wabup Fajar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Aisyiyah dan Muhammadiyah, para guru, pengelola sekolah, donatur, serta pewakaf almarhumah Hj. Djuhriah.
“Amal jariyah beliau dan seluruh pihak yang terlibat akan terus mengalir manfaatnya,” katanya.
Wabup berharap proses pemugaran gedung TK Aisyiyah dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu. Ia menegaskan Pemda Sumedang siap memberikan dukungan lanjutan apabila masih terdapat kekurangan ke depan.
“Pendidikan adalah prioritas. Menyiapkan generasi emas Indonesia dimulai sejak usia dini, dan TK menjadi fondasi yang sangat penting,” pungkasnya.






