Kecamatan Sukra Bersiap Jadi Pusat Industri Baru, 72 Persen Lahan Masih Tersedia

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecamatan Sukra Bersiap Jadi Pusat Industri Baru

Kecamatan Sukra Bersiap Jadi Pusat Industri Baru

Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, mulai berbenah untuk menyongsong pengembangan Kawasan Industri (KI) berskala besar. Pemerintah daerah telah menyiapkan 2.112 hektare lahan yang direncanakan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Indramayu bagian barat.

Penyiapan kawasan tersebut mengacu pada dokumen Kesesuaian Kegiatan Penataan Ruang (KKPR) Kecamatan Sukra yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Indramayu, dari total lahan yang direncanakan, baru 598,41 hektare atau sekitar 28 persen yang telah dimanfaatkan. Sisanya, yakni 1.513,64 hektare atau 72 persen, masih terbuka luas untuk pengembangan industri baru.

Sejumlah perusahaan telah lebih dulu beroperasi di kawasan ini, di antaranya PLTU, PT Tesco Indomaritim, PT Mitra Korin World, PT Jasa Global Binakarya, sumur Pertamina, serta CV Plentong Prima. Kehadiran industri tersebut menjadi fondasi awal bagi tumbuhnya ekosistem industri di Kecamatan Sukra.

Camat Sukra Sigit Widiyanto menyampaikan dukungan penuh terhadap penetapan wilayahnya sebagai Kawasan Industri. Ia menilai potensi pengembangan masih sangat besar mengingat mayoritas lahan belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  Urban Farming PKK Kebon Jeruk Dorong Ketahanan Pangan Warga Kelapa Dua

“Saat ini pemanfaatan lahan baru mencapai 28 persen. Artinya, masih tersedia 72 persen lahan yang siap dikembangkan untuk mendukung Kawasan Industri di Kecamatan Sukra. Kami siap mengamankan dan menyukseskan program ini demi kemajuan Indramayu,” ujar Sigit, Rabu (17/12/2025).

Lebih lanjut, Sigit menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, investor, dan masyarakat agar pengembangan kawasan industri dapat berjalan lancar serta berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mencegah potensi konflik sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dari sisi geografis, Kecamatan Sukra dinilai memiliki keunggulan strategis. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan berada tidak jauh dari Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, salah satu pelabuhan utama nasional.

“Kedekatan Sukra dengan Pelabuhan Patimban tentu sangat menguntungkan bagi aktivitas industri, terutama dalam hal distribusi dan logistik. Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk menanamkan modal di Sukra, tentu dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku,” pungkasnya.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru