Pemerintah Evaluasi Menyeluruh Program MBG Usai Insiden di Cilincing

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Wakil Presiden RI, Tina Talisa

Staf Khusus Wakil Presiden RI, Tina Talisa

Insiden kecelakaan mobil pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, memicu perhatian besar dari pemerintah pusat. Kejadian yang berlangsung pada Kamis, 11 Desember, itu kini dipandang sebagai titik penting untuk meninjau kembali cara kerja program MBG, terutama terkait aspek keamanan dalam operasional di lapangan.

Melalui keterangan resmi Sekretariat Wakil Presiden, Staf Khusus Wakil Presiden RI, Tina Talisa, menegaskan bahwa program MBG tidak hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga harus memastikan setiap proses pelaksanaannya berjalan aman. Menurutnya, keselamatan petugas, siswa, dan seluruh pihak yang terlibat merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan dari tujuan utama program.

Tina menjelaskan bahwa kejadian di SD Negeri Kalibaru 01 menjadi pengingat penting bagi pemerintah agar lebih memperketat prosedur operasional. Pemerintah juga menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan mendalam kepada para korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Dukungan telah diberikan dalam bentuk penanganan medis, bantuan psikologis, hingga pendampingan bagi keluarga yang terdampak.

Baca Juga :  Becak Listrik Jadi Nafas Baru Pengayuh Lansia di Blora

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, meminta agar proses investigasi dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Penyelidikan mencakup pengecekan protokol SPPG, kondisi kendaraan, kesiapan pengemudi, serta mekanisme mobil keluar masuk area sekolah. Langkah evaluasi menyeluruh ini diperlukan untuk memastikan bahwa setiap pihak menjalankan tugas sesuai standar keamanan yang berlaku.

Tina menambahkan bahwa hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah korektif dan penyempurnaan prosedur MBG secara nasional. Harapannya, program yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan gizi anak ini dapat terus memberikan manfaat tanpa menimbulkan risiko keselamatan.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelaksanaan MBG. Rekomendasi para ahli, masukan masyarakat, serta temuan investigasi akan menjadi acuan dalam memperkuat tata kelola program. Dengan langkah ini, pemerintah berharap pelaksanaan MBG dapat berjalan optimal dan menciptakan lingkungan yang aman, terlindungi, serta mendukung perkembangan anak-anak Indonesia.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru