Golkar Jaga Sikap di Tengah OTT, Bahlil Pilih Tenang dan Serahkan Sepenuhnya ke KPK

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahlil Lahadalia

Bahlil Lahadalia

Suasana Gedung Merah Putih KPK kembali menjadi pusat perhatian publik pada Rabu malam (10/12/2025). Sorotan kamera mengikuti kedatangan Ardito Wijaya, Bupati Lampung Tengah sekaligus kader Partai Golkar, yang digiring penyidik usai terjaring operasi tangkap tangan. Dengan jaket loreng gelap dan topi putih yang menutupi ekspresinya, Ardito hanya sempat melontarkan kalimat singkat: “Alhamdulillah, sehat.”

Beberapa jam setelah penangkapan itu mencuat, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akhirnya memberikan tanggapan. Dalam sebuah sesi bimbingan teknis, Bahlil menegaskan belum menerima laporan resmi terkait OTT tersebut.

“Sampai dengan sekarang belum saya dapat info,” ujarnya, menegaskan bahwa informasi detail belum sampai kepadanya.

Bahlil mengambil posisi berhati-hati. Tidak menyalahkan, tidak pula membela. Ia menekankan pentingnya menghormati proses hukum serta asas praduga tak bersalah bagi setiap kader yang tersandung kasus.

“Kami hormati semua proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Bahlil.

KPK sebelumnya menangkap Ardito di Lampung Tengah dalam operasi yang berlangsung tanpa publikasi. Ia kemudian diterbangkan ke Jakarta dan tiba sekitar pukul 20.15 WIB. Menanggapi kabar bahwa dirinya sempat berusaha melarikan diri, Ardito dengan tegas membantah.

Baca Juga :  Wakil Presiden UNESCO Global Geopark Tinjau Api Abadi Bojonegoro

“Saya di rumah aja,” ujarnya sambil berjalan menuju ruang pemeriksaan di lantai dua.

Sumber internal menyebutkan bahwa penyidik telah menyita uang tunai serta logam mulia emas yang diduga terkait proyek di Lampung Tengah. Namun, KPK baru akan memaparkan detail resmi dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada Kamis (11/12/2025).

Ardito kini menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam untuk menentukan status hukumnya: apakah tetap sebagai saksi atau naik menjadi tersangka.

Situasi ini menjadi ujian tersendiri bagi Partai Golkar. Mereka harus menavigasi posisi politik yang sensitif menjaga citra partai sembari tetap menghormati proses penegakan hukum. Bahlil menegaskan bahwa partai akan bersikap sesuai perkembangan resmi dari KPK.

Malam yang diawali dengan koper biru dan jaket loreng Ardito kini berubah menjadi sorotan politik nasional menguji ketegasan hukum dan konsistensi partai dalam menghadapi kasus korupsi internal.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru