Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara dibuka dengan agenda yang bernuansa silaturahmi. Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melakukan anjangsana ke Semarang untuk menemui para mantan Penjabat (Pj) Bupati yang pernah memimpin daerah tersebut.
Dalam kunjungan itu, rombongan menyambangi dua tokoh: Tri Harso Widirahmanto (Pj Bupati Banjarnegara periode 2022–2024) serta Muhamad Masrofi (Pj Bupati Banjarnegara periode 2024–2025). Kunjungan dilakukan menjelang puncak peringatan hari jadi dan disebut sebagai tradisi yang dijaga dari tahun ke tahun.
Bupati Amalia menyampaikan, anjangsana bukan sekadar agenda seremonial. Ia menilai, tradisi ini menjadi cara Pemkab untuk menyambung tali silaturahmi sekaligus menyampaikan penghormatan atas dedikasi para pemimpin sebelumnya. Selain itu, ia ingin memanfaatkan momen pertemuan untuk mendengarkan masukan yang bisa menjadi bahan evaluasi maupun penguatan arah kebijakan.
“Selain itu kami juga ingin mendengarkan petuah, nasehat, saran serta masukan dari yang sudah terlebih dahulu memimpin Banjarnegara,” ujar Amalia, Rabu (11/2/2026).
Di kesempatan yang sama, Amalia turut menyampaikan terima kasih atas kontribusi para tokoh yang pernah memimpin Banjarnegara. Ia juga memohon doa restu agar mampu menjalankan amanah dan melanjutkan program-program yang dinilai baik untuk masyarakat. Ia menyebut dirinya bersama Wakil Bupati, Gus Wakhid, ingin memastikan roda pemerintahan berjalan dengan kesinambungan.
Tri Harso Widirahmanto merespons positif. Ia optimistis kepemimpinan saat ini dapat membawa Banjarnegara lebih maju dan sejahtera. Namun, ia mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan secara bertahap, terutama isu kemiskinan, kebencanaan, dan infrastruktur.
“Tidak semua bisa langsung diatasi, namun dalam prosesnya harus ada progres yang lebih baik,” kata Tri Harso.
Sementara itu, Muhamad Masrofi mendoakan agar Banjarnegara terus tumbuh dan berkembang di usia ke-455. Ia menilai Banjarnegara memiliki potensi besar di berbagai bidang, sehingga perlu pengelolaan yang konsisten agar manfaatnya bisa dirasakan luas oleh masyarakat.
Rangkaian anjangsana ini menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan hanya soal perayaan, tetapi juga momentum merawat tradisi, menjaga kesinambungan, dan membuka ruang dialog lintas generasi kepemimpinan demi tujuan yang sama: Banjarnegara yang lebih baik.






